Selasa, 26 Januari 2016

Melahirkan tanpa rasa sakit dengan metode relaksasi hypnobirthing






Perjalanan kehamilan selama 9 bulan sungguh menguras banyak pikiran, tenaga dan materi. Sebuah perjuangan yang tidak mudah untuk melewati hari-hari kehamilan tersebut. Kini setelah 9 bulan, saatnya untuk melahirkan, rasa lelah dan penantian lama sebentar lagi segera berakhir. Banyak ibu yang tidak sabar ingin segera melahirkan dan menimang bayi mereka. Namun, sebagian ibu merasa sangat khawatir dan takut saat membayangkan betapa sakitnya melahirkan anak. Ketakutan itu kadang datang dari diri sendiri maupun cerita menyeramkan dari orang lain. Ketakutan yang sering muncul pada ibu-ibu menjelang persalinan seperti Takut tak mampu bertahan dan meninggal,Takut Nyeri, Takut disalahkan dan hal lainnya.


Takut tak mampu bertahan dan meninggal

Jika Anda ketakutan menjelang persalinan, pikirkanlah hal berikut, Pertama, tubuh wanita dibuat sempurna oleh Tuhan untuk melahirkan. Kedua, ketika terjadi komplikasi, dokter dapat menggunakan alat-alat medis modern untuk mencegahnya.

Takut Nyeri

Secara alami, nyeri adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman saat melahirkan.Setiap orang merasakan dan merespon nyeri secara berbeda, sehingga mustahil untuk memperkirakan nyeri yang nantinya akan Anda alami. Semuanya tergantung pada seberapa cepat kemajuan persalinan Anda, respon Anda terhadap nyeri, dan kemampuan anda menahan nyeri. Jika Anda tidak ingin merasakan nyeri saat melahirkan, bicarakanlah dengan dokter. Setelah berkomunikasi dengan dokter mengenai keuntungan dan kerugiannya, maka pemberian obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri dapat dipertimbangkan. Penting diingat bahwa nyeri yang terjadi akibat kontraksi rahim saat melahirkan adalah suatu proses alamiah. Percayalah bahwa tubuh Anda mampu menahan rasa nyeri itu.

Takut disalahkan

Ketika melahirkan Anda akan melakukan sesuatu yang luar biasa. Tidak ada yang akan menyalahkan apa yang Anda lakukan, apalagi berkaitan dengan fungsi tubuh. Misalnya kalau Anda muntah, bab, berteriak atau panik, maka dokter maupun perawat tidak akan memarahi Anda dan tetap akan menolong Anda.


Percaya diri

Persalinan pertama memang menakutkan. Namun, Anda harus melewati proses itu. Jadi sebaiknya sebelum saatnya tiba, persiapkan diri untuk menghadapi proses tersebut. Anda bisa mencari informasi di buku atau internet tentang persiapan persalinan yang pertama ini.

Kemukakan rasa takut pada orang lain

Terkadang Anda tak mau orang lain tahu kelemahan atau ketakutan Anda, sehingga Anda menutupinya dan mengalihkan pada hal lain seperti belanja keperluan bayi atau bekerja. Disarankan agar tidak memendam ketakutan. Kemukakan hal tersebut pada pasangan atau teman-teman yang pernah mengalaminya. Mereka akan memberi masukan atau petunjuk apa yang seharusnya dilakukan, sehingga Anda siap jika saatnya tiba.

Pahami proses persalinan

Jika Anda tahu proses persalinan yang akan dilalui, maka kondisi mental Anda juga akan siap menjelang persalinan. Dengan membaca buku tentang persalinan atau konsultasi, Anda setidaknya tahu dan mengerti proses yang terjadi dan langkah yang dilakukan oleh paramedis saat membantu Anda melahirkan. Jika belum mengetahui mengenai proses persalinan, berikut artikel mengenai hal tersebut:


Ikut kelas antenatal

Selain mencari informasi, ikutilah kelas untuk ibu hamil. Disana Anda dilatih tentang cara bernapas dan cara menenangkan diri ketika proses persalinan. Jika Anda merasa takut dengan rasa sakit yang nantinya akan Anda alami, sampaikan hal itu pada dokter. Atas berbagai pertimbangan dan informasi yang baik, dokter akan mempertimbangkan untuk memberikan obat penghilang rasa nyeri.

Ikut kelas senam hamil

Senam hamil bermanfaat untuk memberi kekuatan dan kelenturan tubuh serta melatih pernapasan. Selain itu, dapat memperbaiki tubuh dan pikiran, melancarkan peredaran darah, membuat jadi lebih relaks dan fleksibel. Dengan demikian, selain betuk tubuh menjadi lebih baik, badan juga menjadi lebih bugar. Yang lebih penting lagi, senam hamil diharapkan dapat membuat proses persalinan menjadi lebih lancar. Di situs kami terdapat beberapa contoh video senam hamil yang mungkin berguna bagi anda, namun sebelum mencobanya sebaiknya konsultasikan dulu mengenai kehamilan anda. klik video kehamilan

Bayangkan bayi mungil Anda

Proses persalinan merupakan perjuangan seorang ibu antara hidup dan mati. Berjam-jam bahkan belasan jam ibu merasakan sakit. Proses itu memang harus dilalui. Yang penting adalah bayi lahir dengan selamat dan sehat. Nah, bayangkan wajah mungilnya jika ia sudah keluar nanti. Jika bayi Anda bisa bicara, pasti ia akan mengucapkan terima kasih karena Anda melahirkannya dengan penuh kesabaran.




Rabu, 20 Januari 2016

Cara Mengejan yang Baik saat persalinan

Bagaimana Cara Mengejan Yang Baik saat melahirkan?





- Tarik nafas dalam ketika Anda hendak mengejan. Masukan dagu Anda ke dada Anda. Ingat bahwa mengejan dapat berlangsung antara 30 menit dan beberapa jam.
- Minumlah air, bisa juga air gula atau madu atau menyelipkan es batu di antara kontraksi untuk tetap terhidrasi.
- Berpindah dan merubah posisi jika Anda merasa perlu. Beberapa ibu akan menemukan posisi yang paling nyaman bagi tubuhnya untuk mengejan-kan bayinya. Dan bisa jadi ini bukan posisi terlentagn maupun setengah duduk. Ikuti insting dan naluri serta irama tubuh Anda. Dan komunikasikan dengan bidan atau dokter sehingga mereka bisa memfasilitasinya.
- Hindari mengejan ketika pembukaan servik belum lengkap. Kontraksi bisa membuat Anda merasakan dorongan yang tak terbantahkan untuk mendorong dan mengejan, namun ketika Anda mengejan dan posisis leher rahim saat itu masih sebagian tertutup justru dapat menyebabkan leber rahim membengkak. Istirahat dan tarik nafas panjang dan dalam meskipun kontraksi anda rasakan terus.
- Anda dapat saja tidak mengejan atau tidak sengaja menghejankan janin Anda selama persalinan. Kuncinya ada di nafas dan posisi Anda. Ketika Anda dapat selalu kontrol di nafas dan rileks juga dapat mengatur posisi yang paling nyaman maka bayi Anda akan melakukan tugasnya yaitu mendorong tubuhnya untuk keluar dari jalan lahir. Karena sebenarnya ketika Anda rileks maka seluruh otot di jalan lahir akan terbuka dan melebar. Ikutilah irama tubuh Anda, dan tanpa di hejankan dengan sengaja maka tubuh Anda akan mengejan dengan sendirinya. Anda cukup rileks dan tenang.
- Dorong ata mengejanlah seolah-olah Anda mengalami buang air besar - yang terbesar dalam hidup Anda. Dan berbicara tentang buang air besar, menaruh semua konsentrasi dan fokus saat mengejan - bukan menjadi khawatir apakah Anda akan dapat mengosongkan perut Anda. Karena pada dasarnya melahirkan rasanya hampir sama dengan membuang air besar bayangkan ketika Anda mengalami obstipasi atau sembelit bebera hari dan anda henda buang air besar, semakin Anda berusaha mengejan yang terjadi feaces semakin tidak bisa keluar karena ternyata semua otot Anda tegang, namun ketika Anda berusaha untuk rileks maka proses buang air besar justru semakin lancar.
- Ketika hendak mengejan cobalah untuk fokus dan tenang, dan bagi bidan atau dokter seharusnya mendukung hal ini dengan menjaga suasana yang tenang dan privat. Bidan tidak perlu berteriak-teriak untuk memberi aba-aba kepada ibu cukup berikan sugesti positif dan ajak ibu untuk mengikuti irama tubuhnya. Memang butuh kesabaran namun ini sangat baik untuk memperlancar proses persalinan.


Beberapa posisi yang berbeda yang dapat digunakan untuk mengejan. Dalam semua posisi, menjaga dagu Anda ke bawah untuk membantu otot perut membantu rahim anda dalam mendorong bayi Anda. Anda mungkin dapat untuk mempercepat kemajuan persalinan jika Anda mencoba posisi di mana gravitasi membantu Anda (yaitu duduk, berdiri atau jongkok). Namun, jika bayi prosesnya atau lajunya cepat, Anda mungkin dapat memperlambat peregangan perineum dengan mencoba posisi di mana gaya gravitasi netral (yaitu berbaring miring atau merangkak). Hal ini penting untuk bereksperimen mencari titik kenyamanan Anda untuk mengejan dalam posisi yang berbeda.



Sabtu, 16 Januari 2016

SUGESTIBILITAS TEST UNTUK IBU HAMIL | 0822.3336.1424 | 56db7bc9


Dalam kegiatan hipnotisme, mengetahui sugestibilitas yang dimiliki subyek dapat dikatakan sangat membantu seorang hipnotis untuk melakukan proses hipnosis kepada subyeknya. Tes sugestibilitas adalah cara untuk mengetahui tingkat sugestibilitas pada subyek hipnosis.

Sugestibilitas ini juga mempunyai fungsi lain, yaitu untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman tentang trans kepada pikiran bawah sadar subyek. Oleh karenanya tes sugestibilitas ini juga dapat berfungsi untuk menaikkan tingkat sugestibilitas pada subyek.

Ada beberapa teknik dalam tes sugestibilitas yang sering dijumpai pada pelatihan hipnosis. Dan teknik itu adalah :

Arm rising and falling test

Ini merupakan metode tes sugestibilitas dengan mengajak klien berimajinasi menggunakan kedua tangannya. Dimana satu tangan diberikan obyek hasil imajinasi agar menjadi berat, dan tangan satu diimajinasikan ada obyek yang dapat membuat tangan subyek melayang/semakin naik ke atas.

Hand Locking

Subyek diminta untuk merekatkan kedua tangannya, dan kemudian dibimbing seorang hipnotis untuk membayangkan ada lem yang sangat kuat untuk membuat kedua tangan tersebut menjadi lengket dan sulit untuk dibuka.

Lemon Drop

Ini merupakan tes sugestibilitas untuk subyek pada tipe kinestetik (gustatory). Subyek diminta dibimbing untuk membayangkan adanya lemon/jeruk yang diiris dan kemudian airnya diperas kedalam mulutnya. Efek yang ditimbulkan dari tes sugestibilitas ini adalah air liur subyek menjadi terstimulasi untuk keluar lebih banyak.

Eye Catalepsy

Subyek diminta untuk menutup kedua matanya, dan kemudian seorang hipnotis membimbingnya untuk mengimajinasikan kedua matanya lengket dan tidak bisa dibuka karena pengaruh lem atau selotip yang merekatkan kedua matanya.

Hand Catalepsy

Tes sugestibilitas ini bertujuan untuk membuat tangan subyek menjadi kaku dank eras sehingga sulit untuk dibengkokkan. Subyek dibimbing untuk mengimajinasikan tangannya berubah menjadi keras dan kaku seperti besi/baja/kayu/batu.

Thirst Hallucination

Pada tes sugestibilitas ini subyek dibimbing untuk mengimajinasikan dirinya berada dalam kondisi yang sangat terik dan menjadikan tenggorokannya begitu haus.

Demikianlah beberapa teknik dalam tes sugestibilitas yang dapat diterapkan pada subyek, baik untuk mengetahui tingkat sugestibilitas maupun memberikan hypnotic training.



Sabtu, 26 September 2015

Induksi Persalinan definisi, penyebab dan indikasi

Induksi persalinan ialah;
- suatu tindakan terhadap ibu hamil yang belum inpartu, baik secara operatif maupun medicinal, untuk merangsang timbulnya kontraksi rahim sehingga terjadi persalinan. 

- merupakan suatu proses untuk memulai aktivitas uterus untuk mencapai pelahiran per vaginam (David T.Y Liu, 2002: 182)

-  upaya untuk melahirkan janin menjelanng aterm, dalam keadaan belum terdapat tanda-tanda persalinan, atau belum in partu, dengan kemungkinan janin dapat hidup di luar kandungan ( umur kandungan di atas 28 minggu) (dr. Ida Ayu Chandranita Manuaba, SpOG 2010: 451)

Jadi, dapat di simpulkan bahwa induksi persalinan adalah salah satu upaya stimulasi mulainya proses kelahiran ( dari tidak ada tanda – tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada), cara ini dilakukan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahimsecara normal.

Induksi persalinan beda dengan akselerasi persalinan, di mana pada akselerasi persalinan tindakan – tidakan tersebut di kerjakan pada wanita hamil yang sudah inpartu (Wiknjosastro, hanifa, 2007: 73)


Etiologi Induksi Persalinan

Induksi persalinan dilakukan karena :
Kehamilan sudah memasuki tanggal perkiraan lahir bahkan lebih dari 9 bulan, ( kehamilan lewat waktu). Di mana kehamilan melebihi 42 minggu, belum juga terjadi persalinan. 
Permasalahan lewat waktu adalah plasenta tidak mampu memberikan nutrisi dan pertukaran CO2/O2 sehingga janin menpunyai resiko asfiksia sampai kematian dalam rahim. Makin menurunnya sirkulasi darah menuju sirkulasi plasenta dapat mengakibatkan:
1)      Pertumbuhan janin makin melambat
2)      Terjadi perubahan metabolisme
3)      Air ketuban berkurang dan makin mengental
4)      Saat persalinan janin lebih mudah mengalami asfiksia

Resiko kematian perinatal kehamilan lewat waktu bisa menjadi tiga kali di bandingkan dengan kehamilan aterm. Ada komplikasi yang lebih sering menyertainya yaitu sepert, letak defleksi, posisi oksiput posterior, diastosia bahu, dan pendarahan post partum.

Indikasi Induksi Persalinan
Menurut, dr. Ida Ayu Chandranita Manuaba, SpOG 2010: 451, bahwa induksi persalinan dibagi menjadi 2, yaitu:
1)      Indikasi Ibu
a)      Berdasarkan penyakit yang di derita
(a)    Penyakit ginjal
(b)   Penyakit jantung
(c)    Penyakit hipertensi
(d)   Diabetes Melitus
(e)    Keganasan Payudara dan porsio
b)      Komplikasi kehamilan
(a)    Pre-eklamsi
(b)   Eklamsi
c)      Berdasarkan kondisi fisik
(a)    Kesempitan panggul
(b)   Kelainan bentuk panggul
(c)    Kelainan bentuk tulang belakang
2)      Indikasi Janin
a)      Kehamilan lewat waktu
b)      Plasenta previa
c)      Solusio plasenta
d)     Kematian intrauterin
e)      Kematian berulang dalam rahim
f)       Kelainan kongenital
g)      Ketuban pecah dini
d.      Kontraindikasi Induksi Persalinan

Menurut, dr. Ida Ayu Chandranita Manuaba, SpOG 2010: 453, kontraindikasi pada induksi persalinan yang akan dilakukan lebih merugikan dibandingkan tindakan sectio caesarea langsung.
1)      Untuk janin
a)      Diasproporsi sefalopelvis
b)      Malposisi dan malpresentasi janin
c)      Denyut jantung janin yang meragukan
2)      Untuk ibu
a)      Plasenta previa
b)      Grande multipara
c)      Infeksi herpes genital aktif
d)     Riwayat insisi uterus klasik atau bedah uterus
e)      Distensi rahim yang berlebihan, misalnya pada hidramion.
e.       Manisfestasi Klinis Induksi Persalinan

Manifestasi yang terjadi pada induksi persalinan adalah kontraksi akibat induksi mungkin terasa lebih sakit karena mulainya sangat mendadak sehingga mengakibatkan nyeri. Adanya kontraksi rahim yang berlebihan, itu sebabnya induksi harus dilakukan dalam pengawasan ketat, dari dokter yang menangani. Jika ibu merasa tidak tahan dengan rasa sakit yang di timbulkan, biasanya dokter akan menghentikan proses induksi kemudian di lakukan operasi sectio caesarea ( David T.Y. Liu 2007:185)

Patofisiologis
Induksi persalinan terjadi akibat adanya kehamilan lewat waktu, adanya penyakit penyerta yang menyertai ibu misalnya hipertensi, diabetes, kematian janin, ketuban pecah dini. Menjelang persalinan terdapat penurunan progesteron, peningkatan oksitosin tubuh, dan reseptor terhadap oksitosin sehingga otot rahim semakin sensitif terhadap rangsangan. Pada kehamilan lewat waktu terjadi sebaliknya, otot rahim tidak sensitif terhadap rangsangan, karena ketegangan psikologis dan kelainan pada rahim. Kekhawatiran dalam menghadapi kehamilan lewat waktu adalah meningkatnya resiko kematian dan kesakitan perinatal. Fungsi plasenta mencapai puncaknya pada kehamilan 38 minggu dan kemudian mulai menurun setelah 42 minggu , ini dapat di buktikan dengan adanya penurunan kadar estriol dan plasenta laktogen (dr. Ida Ayu Chandranita Manuaba, SpOG 2010: 454).
g.      Jenis Induksi Persalinan
1)      Secara medis
a)      Infus oksitosin
b)      Prostaglandin
c)      Cairan hipertonik intrauterin
2)      Secara manipulatif atau dengan tindakan
a)      Amniotomi
b)      Melepaskan selaput ketuban dari bawah rahim (Stripping of the membrane)
c)      Pemakaian rangsangan listrik
d)     Rangsangan pada puting susu
h.      Komplikasi Induksi Persalinan
Penyulit pemberian infus Oksitosin pada ibu adalah:
1)      Tetania uteri, ruptura uteri membakat dan ruptura uteri
2)      Gawat janin

#kelashypnobirthingsurabaya
#hypnobirthingdisurabaya
#tipsmelahirkannyaman
#tipspersalinantanparasatakut
#definisiinduksipersalinan
#indikasiinduksipersalinan
#induksipersalinanalami

Yuk bunda yang mau belajar induksi alami persalinan
hub :

HYPNOBIRTHING SURABAYA
0822.3336.1424

www.hypnobirthingsurabaya.com


dr.ASTIE YOUNG
Practisi Hypnobirthing
Instructur prenatal yoga

TIPS Melahirkan dengan Nyaman

Melahirkan adalah proses alami, meskipun proses melahirkan normal butuh persiapan yang sangat matang. 
Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sebelum Anda sukses melahirkan secara normal. Berikut tidakan yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan jika mau melahirkan normal.

BOLEH mencari praktisi pendukung. Anda akan membutuhkan penyedia layanan kesehatan yang mendukung kelahiran normal, termasuk menghindari induksi, dan pemberian obat penghilang rasa nyeri. Carilah bidan atau dokter yang juga pernah melahirkan normal karena mereka akan mengurus semua proses kelahiran Anda dengan cara yang kondusif supaya kelahiran normal berjalan sukses.

TIDAK BOLEH mendengarkan cerita horor kehamilan orang lain. Pola pikir yang positif selama persalinan di atas segalanya. Hindari mendengarkan cerita tentang kelahiran cesar dari orang lain. Pertahankan sikap Anda dengan selalu mendengar kisah sukses kelahiran normal. Potong cerita negatif orang lain dengan sopan.

BOLEH mencari lingkungan yang mendukung kelahiran normal. Lingkungan ini bisa ditemukan di sebuah rumah sakit kecil dengan tingkat kelahiran cesar yang rendah, pusat persalinan, atau rumah. Di rumah, kelahiran normal mudah dilakukan meski tidak ada obat yang mendukung. Tapi kelahiran di rumah hanya cocok untuk yang kehamilannya sehat dan tanpa komplikasi. Untuk alasan keamanan kelahiran di rumah harus dihadiri oleh bidan berlisensi atau praktisi yang memenuhi syarat. Pastikan juga tempat tinggal Anda dekat dengan rumah sakit jika keadaan darurat terjadi.

BOLEH memelajari teknik mengatasi rasa sakit. Pastikan cara mangatur rasa sakit baik fisik dan mental sudah Anda miliki. Karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Anda bisa menggunakan alat, berjalan atau melakukan squat saat terjadi kontraksi. Bermeditasi bisa juga mengurangi rasa sakit. Semua teknik persalinan ini bisa dipelajari di kelas hypnobirthing.

TIDAK BOLEH lupa kebutuhan lahiriah pasangan Anda. Anda memang melakukan sebagian besar tugas berat sejak bayi masih dikandung. Namun persalinan merupakan proses yang mengurasi emosi dan fisik bagi Anda dan pasangan. Orang yang merasa nyaman, mendapatkan istirahat dan makan cukup adalah mitra terbaik untuk memberikan Anda bantuan. Ada baiknya saat proses persalinan Anda tidak hanya ditemani pasangan tapi juga ditemani orang tua atau mertua. Memang akan merepotkan tapi mereka akan sukarela membantu Anda.

BOLEH memersiapkan fisik dan mental. Cobalah melihat kelahiran sebagai proses alami dan katakan pada diri sendiri bahwa perempuan telah melahirkan selama ribuan tahun, dan tubuh Anda akan tahu apa yang harus dilakukannya. Jadi Anda  tidak memandang persalinan sebagai suatu yang menyakitkan. Persiapan mental yang akhirnya menjadi yang paling penting daripada fisik.

TIDAK BOLEH kelaparan. Sangat direkomendasikan makan sebelum Anda meninggalkan rumah untuk bersalin. Perempuan akan membutuh energi yang banyak selama proses persalinan. Mungkin saat persalinan nanti Anda akan buang air besar. Jangan pedulikan itu karena itu merupakan proses yang normal dan sangat alami.

TIDAK BOLEH punya keingan untuk berhenti. Setiap perempuan akan mencapai titik keinginan untuk berhenti melahirkan secara normal. Biasanya itu terjadi ketika sudah mendekati masa akhir persalinan. Bersandarlah pada orang-orang di sekitar Anda yang akan selalu mendukung Anda dan fokus pada hasil akhir agar Anda bisa segera menggendong bayi untuk pertama kalinya.

#kelashypnobirthingdisurabaya
#hypnobirthingsurabaya
#melahirkannyaman
#tipspersalinanalami
#tipsmelahirkannormal

yuk bunda, yang mau melahirkam nyaman,
hub :

HYPNOBIRTHING SURABAYA
0822.3336.1424

dr.ASTIE YOUNG
Practisi hypnobirthing
Instructur Prenatal Yoga



Kamis, 24 September 2015

3 TAHAP PERSALINAN NORMAL

Bagaimana proses melahirkan / persalinan normal ?

Melahirkan seorang anak adalah suatu keajaiban alam dan hal yang luar biasa di dalam hidup kita. Bagi ibu yang sedang mengandung anak pertama, tentunya ingin tahu bagaimana proses melahirkan normal melalui vagina.
Selama proses melahirkan normal, kepala bayi biasanya menghadap ke bawah. Ia siap keluar dengan kepala terlebih dahulu. Pada beberapa kasus, kepala bayi tidak menghadap bawah dan disebut ‘sungsang’. 
Namun kasus ini sudah semakin jarang terjadi, karena posisi bayi dapat dipantau dengan USG.

Tahap pertama

Tahap pertama pada proses melahirkan normal dimulai dengan kontraksi rahim yang jaraknya semakin pendek, yaitu hingga setiap 5 menit sekali. Mulut rahim makin membesar, diukur dengan istilah “bukaan”.
Totalnya, ada 10 bukaan. Bukaan pertama berarti mulut rahim terbuka 1 cm, sedangkan bukaan ke-10 berarti mulut rahim terbuka sebesar 10 cm. Persalinan dapat dilakukan setelah bukaan mencapai bukaan ke-10.

Tahap kedua

Pada tahap kedua, kontraksi lebih sering dan semakin kuat. Kepala bayi makin dekat ke vagina, dan ketuban pecah sehingga airnya keluar. Terkadang air ketuban pecah sebelum ibu tiba di rumah sakit. Terkadang pula, air ketuban tidak pecah-pecah sehingga harus dipecahkan oleh dokter.
Ujung kepala bayi muncul di mulut vagina dan menyembul keluar. Mata bayipun berkedip dan mulutnya bergerak seperti sedang menyusu. Bayi biasanya keluar dengan kepala menghadap ke punggung ibu terlebih dahulu.
Setelah kepala menyembul keluar, kepala berputar arah lalu disusul keluarnya bahu hingga kaki. Ini adalah kontraksi terakhir dan bayi keluar sepenuhnya. Kemudian tali pusat dipotong tanpa terasa sakit.

Tahap ketiga

Tahap terakhir pada proses melahirkan normal adalah keluarnya plasenta. Biasanya plasenta keluar 15 menit setelah bayi lahir.
Video ini menggambarkan proses melahirkan normal seperti yang diuraikan di atas. Sebaiknya, ibu hamil mengetahui proses melahirkan normal secara jelas sebelum



10 CARA RELAX SAAT MELAHIRKAN

Melahirkan secara normal dan alami adalah dambaan para kaum wanita. Proses melahirkan merupakan sebuah tugas panggilan yang mulia sebagai seorang ibu. Oleh karena itu, sangat penting bagi para calon ibu dan ibu hamil untuk mengetahui apa saja kiat sukses melahirkan tanpa operasi Caesar. 

Inilah teknik dan cara melahirkan normal tanpa rasa sakit :

1. Akupunktur

Acupunctur untuk ibu hamil

Pengobatan tradisional asal Cina ini sudah dikenal selama ribuan tahun dan kini sudah secara luas digunakan bersama dengan pengobatan konvensional di Inggris. Beberapa jarum dimasukkan ke kulit pada area tertentu untuk membuat energi alamiah Anda – atau Qi – mengalir bebas dan mengembalikan keseimbangan tubuh.

Hal tersebut dapat memulai kontraksi, menciptakan relaksasi, meningkatkan stamina dan kekuatan dan membantu mengeluarkan plasenta.

2. TENS
Mesin Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (Stimulasi Syaraf Elektrik Transkutaneous) merupakan sebuah perangkat kecil yang bersumber daya baterai yang menghantarkan aliran listrik kecil ke tubuh melalui elektroda yang ditempatkan di kulit. Hal tersebut bekerja dengan menghambat sinyal sakit dan merangsang tubuh untuk membuat endorfin untuk menahan rasa sakitnya sendiri.

Dengan mesin ini Anda tetap akan merasa sakit, namun dapat mengalihkan rasa sakit yang Anda alami saat persalinan, dan karena mesin tersebut dioperasikan secara manual, Anda dapat  mengendalikannya sepenuhnya. Namun cara seperti itu kurang efektif dalam persalinan aktif dan tidak akan menyentuh tahap pengejanan.

Harga jual atau sewa mesin ini juga mahal.

3. Pijat

massage oxitosin

Pijat biasa dilakukan saat persalinan sebagai cara mengurangi ketegangan, relaksasi bantuan dan membantu meredakan rasa sakit saat kontraksi. Sebuah penelitian menemukan, wanita yang dipijat merasa tidak terlalu tegang, melakukan persalinan dengan lebih singkat dan jarang mengalami depresi setelah melahirkan.

Mintalah pasangan Anda mengelus bahu atau punggung bagian bawah. Jika Anda berencana untuk memakai minyak atsiri, pastikan minyak tersebut aman untuk digunakan pada persalinan dan tetap ingat bahwa beberapa wanita benci disentuh ketika sedang mengalami kontraksi, jadi mungkin Anda tidak akan cocok untuk melakukan metode ini.

4. Ubahlah posisi

Anda mungkin beranggapan bahwa akan lebih nyaman berbaring saat persalinan, namun berbaring dapat berakibat pada kontraksi yang lebih menyakitkan, persalinan yang lebih lama dan mengurangi aliran darah untuk bayi Anda.

Mengubah posisi Anda secara teratur dapat membuat Anda lebih baik menghadapi rasa sakit dan merasa lebih dapat mengendalikannya, dengan menjaga posisi tetap tegak dapat membantu bayi Anda turun ke vagina lebih cepat dan membuat Anda dapat mendorong lebih baik pada tahap kedua.

Cobalah untuk mencoba gerakan seperti berlutut, merangkak, jongkok atau maju-mundur menggunakan bola persalinan.

5. Teknik pernapasan

latihan pernafasan perut

Kebanyakan kelas persiapan sebelum melahirkan mengajarkan teknik pernapasan, oleh karena itu hal tersebut patut dicoba sebelum tiba waktu persalinan. Bernapas teratur akan membuat Anda dan bayi mendapatkan lebih banyak oksigen, meredakan rasa sakit dan membuat Anda dapat mengejan di saat yang tepat. Dalam persalinan awal cobalah untuk bernapas lewat hidung dalam tiga hitungan, kemudian hembuskan napas lewat mulut dalam empat hitungan.

Cobalah tetap bernapas stabil dan berfokus pada pernapasan Anda, bukan kontraksi. Ketika mengejan jangan tahan napas — sebaliknya, tarik napas dalam-dalam kemudian hembuskan perlahan.

6. Teknik relaksasi

Latihan relaksasi 

Jika Anda tegang dan stress hal tersebut memperlambat proses persalinan, jadi semakin Anda santai semakin baik proses persalinan Anda. Pikirakan tentang bagian mana dari tubuh Anda yang merasa tegang saat kontraksi — bisa saja wajah, leher atau bahu Anda.

Kemudian cobalah untuk meregangkan kelompok otot satu per satu untuk menghilangkan tegangan di seluruh tubuh. Beberapa wanita menganggap teknik ini berguna — cobalah untuk memfokuskan pikiran Anda pada gambaran yang positif dan mengulang-ulang sebuah kalimat tertentu berkali-kali.

7. Air
Air sering digunakan oleh wanita untuk santai dan menghadapi rasa sakit saat kontraksi. Berendam dengan air hangat dapat membantu pada tahap awal, namun pada tahap selanjutnya, bersalin di kolam dapat membuat Anda bergerak lebih mudah dan tetap berada dalam posisi tegak.

Jika Anda tidak ingin berendam sepenuh Anda dapat memilih disiram di punggung bagian bawah. Air harus selalu hangat, bukan panas — dianjurkan bersuhu 37 derajat Celsius.

8. Panas
Bidan sudah biasa menggunakan kompres hangat untuk membantu merenggangkan otot dan meredakan rasa sakit di punggung bagian bawah. Cobalah sebuah kantung terigu yang dapat dipanaskan di microwave dan akan tetap hangat selama lebih dari satu jam.

Atau gunakan alternatif sebuah pakaian yang hangat atau botol berisi air panas yang dibungkus dengan handuk. Jika Anda merasa menggigil, Anda dapat meredakannya dengan selimut hangat. Kompres tersebut juga dapat diletakkan di perineum (area antara anus dan alat kelamin) Anda agar tidak robek.

9. Hipnosis
Semakin Anda santai ketika bersalin, semakin percaya diri Anda bahwa persalinan Anda berjalan lancar. Hipnosis tidak akan menghilangkan rasa sakit, namun dapat membuat Anda tidak memikirkannya dengan menciptakan pikiran di mana Anda merasa tenang dan dapat mengendalikan diri.

Anda dapat belajar relaksasi dan teknik pernapasan dalam kelas hybnobirthing khusus yang dapat membantu mempersiapakan tubuh Anda untuk persalinan. Untuk hasil terbaik temui ahli hipnosis profesional.

10. Homeopati
Prinsipnya, Anda dapat menggunakan zat yang benar-benar dikurangi kadarnya untuk memulai proses penyembuhan tubuh secara alamiah. Ada beberapa obat untuk digunakan saat persalinan yang dapat mempercepat kontraksi, membuat Anda tenang atau memberikan Anda tambahan energi.



#hypnobirthingsurabaya
#kelashypnobirthingdisurabaya
#cararelaxsaatmelahirkan
#tipslancarsaatmelahirkan
#relaksasiibuhamil


yuk bunda, yang masih takut menghadapi proses persalinan, dapatkan tips2nya
hub :

HYPNOBIRTHING SURABAYA
0822.3336.1424


dr,ASTIE YOUNG
Praktisi Hypnobirthing
Instruktur prenatal yoga